Peningkatan Kinerja Tingkat Ketersediaan Produk dan Ongkos Inventori dalam Jaringan Distribusi PT ABC

Authors

  • Eka Kurnia Asih Pakpahan Departemen Teknik Industri, Institut Teknologi Harapan Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.61769/jurtel.v8i2.74

Keywords:

Ketersediaan, Ongkos inventori, Distribusi, Pemodelan dan simulasi

Abstract

Sebagai perusahaan dengan merk yang sudah sangat dikenal masyarakat, PT. ABC menargetkan produknya dapat selalu tersedia kapanpun dan dimanapun konsumen menginginkannya. Dengan target seperti ini, ketersediaan menjadi indikator kinerja yang sangat penting bagi sistem distribusi perusahaan. Hingga saat ini, perusahaan mampu mempertahankan tingkat ketersediaaan produknya hingga 86%, akan tetapi pihak manajemen menginginkan agar performansi ini ditingkatkan lagi hingga 95%. Indikator kinerja lain yang terkait dengan tingkat ketersediaan adalah ongkos inventori. Kondisi yang optimal dicapai pada saat tingkat ketersediaan diperoleh dengan ongkos yang seekonomis mungkin. Tingkat ketersediaan dan ongkos inventori dipengaruhi oleh kebijakan pemesanan dan pengiriman produk. Penelitian ini ditujukan untuk menemukan alternatif kebijakan baru yang dapat meningkatkan kedua indikator kinerja diatas. Kajian dilakukan dengan metode pemodelan dan simulasi komputer. Hasil simulasi menunjukkan bahwa terdapat alternatif kebijakan baru yang dapat meningkatkan ketersediaan produk hingga di tingkat 99% sekaligus menekan ongkos inventori sistem hingga 34%.

 

As a company with well-known product, the very first target of ABC’s distribution system is to make sure that their products are always available whenever and wherever the consumer needs them. With this target, availability level is considered to be the key performance indicator for ABC’s distribution system. Until this current time, the availability level reached is found to be relatively high at the level of 86%, however, ABC’s management targeted for 95%. Other performance indicator related to availability is inventory cost. Optimal condition is reached when high availability is achieved at the most economical cost. These two performance indicators are influenced by ABC’s distribution policy, which dictates inventory level held at each of ABC’s distribution channel. The purpose of this research is to explore the possibility to improve the current performance by implementing several policy scenarios. This is done through computer modelling and simulation. Simulation result shows that through the implementation of new policy, ABC’s will be able to improve their availability level to 99% and decrease 34% of their inventory cost.

Author Biography

Eka Kurnia Asih Pakpahan, Departemen Teknik Industri, Institut Teknologi Harapan Bangsa

Eka Kurnia Asih Pakpahan, lahir di Bandung tahun 1982, menyelesaikan studi S1 di Jurusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung pada tahun 2006 dan saat ini sedang melanjutkan studi S2 di tempat yang sama. Minat penelitian penulis ada di bidang perancangan sistem manufaktur, analisis produktivitas dan reliabilitas mesin.

References

C. Harrel, B. K. Gosh and R. O. Bowden. Simulation Using Promodel. New York: McGraw-Hill, 2004.

D. W. Fogarty, Blackstone and Hoffman. Production and Inventory Management, Second Edition. Ohio: South Western Publishing, 1991.

R. H. Ballou. Business Logistics Management, Third edition. Prentice-Hall, New Jersey, 1992.

R. E. Walpole dan R. H. Myers. Ilmu Peluang dan Statistika untuk Ilmuwan dan Insinyur, Edisi ke 4. Bandung: Penerbit ITB, 1995.

Sipper & Bulfin Jr. Production Planning, Control and Integrations. McGraw Hill, 1997.

S.Nur Bahagia, Sistem Inventori, Edisi ke 2, Penerbit ITB, 2002.

Published

2013-12-27

Issue

Section

Articles