Perancangan Aplikasi Split Bill dengan Transfer Antar Dompet Digital

Authors

DOI:

https://doi.org/10.61769/telematika.v18i2.584

Keywords:

transfer, dompet digital, ekonomi digital, aplikasi, split bill, digital wallet, digital economy, applications

Abstract

Dengan berkembangnya teknologi saat ini, ekonomi digital juga semakin berkembang. Survey Katadata mengenai pilihan metode pembayaran online yang dilakukan oleh masyarakat, dompet digital sukses digunakan. Dompet digital mengalahkan metode bank dan tunai. Alasan penggunaan dompet digital tersebut antara lain praktis, mudah, banyak promosi, dan efisien. Tak jarang seseorang dapat melakukan top-up pada masing-masing dompet digital agar dapat memilih penawaran yang lebih menguntungkan baginya. Namun, terdapat masalah dalam transfer antar dompet digital. Di antaranya adalah kasus split bill dari sekelompok orang yang memiliki dompet digital yang berbeda. Biaya administrasinya bila diakumulasikan bisa mencapai milyaran rupiah per bulan. Fenomena ini dirasa tidak sepadan bagi masyarakat Indonesia, terutama masyarakat kecil, jika uangnya digunakan untuk biaya administrasi. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan sebuah aplikasi transfer saldo antar dompet digital secara gratis sehingga dapat meringankan pengguna dalam melakukan transfer saldo tanpa biaya administrasi. Dengan menggunakan metode pengembangan sistem prototyping dan responsive web sebagai basis dari aplikasinya diharapkan penelitian ini dapat menawarkan proses bisnis yang menjadi jawaban dari masalah transfer antar dompet digital ini. Pada penelitian ini dirancang proses bisnis, alur fitur, dan tampilan aplikasi.

 

With the development of technology today, the digital economy is also growing. Katadata's survey on the choice of online payment methods made by the public found that digital wallets were successfully used. Digital wallets beat bank and cash methods. The reasons for using digital wallets include practicality, convenience, promotions, and efficiency. It is not uncommon for a person to top-up each digital wallet in order to choose the offer that is more favorable for him. However, there are problems in transferring between digital wallets. Among them is the case of split bills from a group of people who have different digital wallets. When accumulated, administrative costs can reach billions of rupiah per month. This phenomenon is not worth it for Indonesian people, especially small communities if their money is used for administrative costs. Therefore, to overcome this problem, a free balance transfer application between digital wallets is needed to relieve users in making balance transfers without administrative costs. This research is expected to offer a business process that answers the problem of transferring between digital wallets by using the prototyping system development method and responsive web as the basis of the application. The business process, feature flow, and application appearance are designed in this research.

Author Biographies

Bhustomy Hakim, Universitas Bunda Mulia

Program Studi Sistem Informasi

Glenda Jocelyn Hendri, Universitas Bunda Mulia

Program Studi Sistem Informasi

Sisilia Petrisa, Universitas Bunda Mulia

Program Studi Sistem Informasi

References

A. D. Marsela, J. Nathanael, dan N. Marchelyta, “Penggunaan e-wallet sebagai kemajuan teknologi digital dalam menentukan preferensi masyarakat di Surabaya,” Pros. Semin. Nas. Ilmu Ilmu Sos., vol. 1, hlm. 784–790, 2022.

M. Budirahardjo dan D. Laksmidewi, “Faktor yang mendorong intensi untuk melanjutkan penggunaan dompet digital: studi pada pengguna di Pulau Jawa,” J. Apl. Bisnis dan Manaj., vol. 8, no. 2, hlm. 444–457, 2022, DOI: 10.17358/jabm.8.2.444.

L. Nur Janah dan S. Setyawan, “Dampak pandemi Covid-19 terhadap penggunaan dompet digital di Indonesia,” J. Educ. Lang. Res., vol. 1, no. 7, hlm. 709–716, 2022.

J. Herdioko dan Ni Kadek Dewi Damayanti, “Analisis motivasi penggunaan dompet digital Ovo pada masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta,” Modus, vol. 35, no. 1, hlm. 133–153, 2023, DOI: 10.24002/modus.v35i1.6915.

D. M. Rangkuty, “Apakah penggunaan e-wallet masa pandemi Covid-19 semakin meningkat di Indonesia?,” Pros. Konf. Nas. Univ. Nahdlatul Ulama Indones., vol. 01, no. 01, hlm. 251–260, 2021, [Daring]. Tersedia: https://journal.unusia.ac.id/index.php/Conferenceunusia/article/view/205.

P. Nadhilah, R. I. Jatikusumo, dan E. Permana, “Efektifitas penggunaan e-wallet dikalangan mahasiswa dalam proses menentukan keputusan pembelian,” Jemma (Journal Econ. Manag. Accounting), vol. 4, no. 2, hlm. 128, 2021, DOI: 10.35914/jemma.v4i2.725.

N. Syifa dan V. Tohang, “The use of e-wallet system,” Int. Conf. Inf. Manag. Technol., August, hlm. 342–347, 2020.

E. Fisher, “Software Application for Bill Splitting,” Defensive Publ. Ser., hlm. 1–6, 2017.

A. Acker dan D. Murthy, “What is Venmo? A Descriptive Analysis of Social Features in the Mobile Payment Platform,” Telemat. Informatics, vol. 52, hlm. 1–12, 2020, DOI: 10.1016/j.tele.2020.101429.

S. Megadewandanu, Suyoto, dan Pranowo, “Exploring mobile wallet adoption in Indonesia using UTAUT2: An approach from consumer perspective,” Proc. - 2016 2nd Int. Conf. Sci. Technol. ICST 2016, October, hlm. 11–16, 2017, DOI: 10.1109/ICSTC.2016.7877340.

M. Rizal, E. Maulina, dan N. Kostini, “Fintech as One of The Financing Solutions for SMEs,” J. Pemikir. dan Penelit. Adm. Bisnis dan Kewirausahaan, vol. 3, no. 2005, hlm. 8–10, 2018.

M. Faridhal, “Analisis transaksi pembayaran nontunai melalui e-wallet,” J. Ilm. Mhs. FEB Univ., vol. 7, no. 2, 2019.

R. Y. Dirgantoro dkk., “Analisis perancangan sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas pada Laundry Box,” J. Ris. Akunt. dan Keuang., vol. 8, no. 2, hlm. 239–258, 2020.

W. S. Dharmawan, D. Purwaningtias, dan D. Risdiansyah, “Penerapan metode SDLC waterfall dalam perancangan sistem informasi administrasi keuangan berbasis desktop,” J. Khatulistiwa Inform., vol. 6, no. 2, hlm. 159–167, 2018, DOI: 10.31294/khatulistiwa.v6i2.160.

E. R. Susanto dan F. Ramadhan, “Rancang bangun aplikasi berbasis web perizinan praktik tenaga kesehatan menggunakan framework Codeigniter pada Dinas Kesehatan Kota Metro,” J. Tekno Kompak, vol. 11, no. 2, hlm. 55, 2017, DOI: 10.33365/jtk.v11i2.173.

R. Darmawan dan B. Hakim, “Perancangan sistem website e-commerce pada PT Natura Indoland dengan framework Codeigniter,” JBASE - J. Bus. Audit Inf. Syst., vol. 5, no. 2, hlm. 9–18, 2022, DOI: 10.30813/jbase.v5i2.3776.

Y. Anggraini, D. Pasha, D. Damayanti, dan A. Setiawan, “Sistem informasi penjualan sepeda berbasis web menggunakan framework Codeigniter (Studi Kasus: Orbit Station),” J. Teknol. dan Sist. Inf., vol. 1, no. 2, hlm. 64–70, 2020, DOI: 10.33365/jtsi.v1i2.236.

M. Syarif, “Waterfall sebagai model pengembangan sistem persediaan apotek berorientasi objek,” J. Teknol. Inf., vol. 6, no. 1, hlm. 44–52, 2022.

R. Yesputra dan Z. Azhar, “Implementasi object oriented programming dalam pengembangan aplikasi berbasis client – server,” J. Nas. Ilmu Komput. Unika St. Thomas, hlm. 1–10, 2017.

I. Salamah, “Evaluasi usability website Polri dengan menggunakan system usability scale,” vol. 8, hlm. 176–183, 2019.

A. A. Andryadi, “Analisis tampilan web responsive (Studi Kasus: Situs Dicoding, Detik, dan Rumah Zakat),” vol. 2, no. 1, hlm. 147–153, 2023.

C. Novianty, “Review konsep responsive design dengan framework Materialize pada website,” InfoTekJar (Jurnal Nas. Inform. dan Teknol. Jaringan), vol. 2, no. 1, hlm. 41–44, 2017, DOI: 10.30743/infotekjar.v2i1.140.

A. Priambodo, “Perancangan dan implementasi CMS e-commerce Apri-Cart,” J. Ilm. Fak. Tek. LIMIT’S, vol. 14, no. 2, hlm. 16–25, 2018.

D. Yadini, V. Yasin, dan A. Zulkarnain Sianipar, “Perancangan sistem pembelajaran daring menggunakan framework CodeIgniter (CI) di PAUD Flamboyan Jakarta,” J. Widya, vol. 2, no. 1, hlm. 33–42, 2021, DOI: 10.54593/awl.v2i1.7.

A. Sholahuddin, “Rancang bangun aplikasi e-commerce sayur Tirta Mina Tani menggunakan framework Codeigniter berbasis web,” Diss. Univ. Technol. Yogyakarta, 2019.

I. Sofiani dan A. I. Nurhidayat, “Sistem informasi rancang bangun aplikasi e-marketplace hasil pertanian berbasis website dengan menggunakan framework Codeigniter,” J. Manaj. Inform., vol. 10, no. 01, hlm. 25–32, 2019.

I. A. Shaleh, J. P. Yogi, P. Pirdaus, R. Syawal, dan A. Saifudin, “Pengujian black box pada sistem informasi penjualan buku berbasis web dengan teknik equivalent partitions,” J. Teknol. Sist. Inf. dan Apl., vol. 4, no. 1, hlm. 38, 2021, DOI: 10.32493/jtsi.v4i1.8960.

M. Susilo, “Rancang bangun website toko online menggunakan metode waterfall,” InfoTekJar (Jurnal Nas. Inform. dan Teknol. Jaringan), vol. 2, no. 2, hlm. 98–105, 2018, DOI: 10.30743/infotekjar.v2i2.171.

Published

2024-01-19

Issue

Section

Articles