Pengaruh Attention, Interest, Desire, Action (AIDA) terhadap Efektivitas Iklan Spotify
DOI:
https://doi.org/10.61769/jabs.v6i2.545Abstract
Globalisasi telah membuka jalan bagi cara yang lebih cepat dan lebih luas dalam waktu yang lebih singkat dan lebih murah bagi perusahaan untuk menjangkau pelanggan secara global melalui iklan. Internet telah membuat iklan berkembang karena menawarkan berbagai pilihan sebagai media untuk berkomunikasi dan membujuk pelanggan untuk membeli suatu produk. Industri Musik telah berevolusi dari era vinil dan radio kemudian bergerak ke era booming pemutar musik portabel Sony Walkman kemudian pengenalan CD, MP3 dan sekarang streaming musik. Spotify adalah aplikasi streaming musik Swedia yang memiliki jumlah pengguna global terbesar. Tapi, hingga 2018 Spotify masih memiliki laba bersih negatif. Pendapatan utama Spotify berasal dari pengguna premium dan pendapatan yang berdasar pada iklan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan analisis causal explanatory. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna internet yang telah melihat atau mendengar iklan Spotify. Dan dengan menggunakan teori pengambilan sampel diperoleh sampel sebanyak 160. Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan alat SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) terhadap efektivitas iklan online sebesar 51,7% dan secara parsial, terdapat pengaruh yang signifikan. Attention sebesar 38,19%, tidak terdapat pengaruh Minat, terdapat efek signifikan dari Keinginan sebesar 38,81% dan ada efek signifikan dari Aksi adalah sebesar 26.72% terhadap Efeltivitas Iklan Spotify
Kata kunci: Attention, Interest, Desire, Action, Efektivitas Iklan
References
Andrianto, F. (2017). Setahun Hadir di Indonesia, Spotify Telah Mainkan Lebih Dari 3,9 Miliar Lagu. http://www.hardwarezone.co.id/product-news-setahun-hadir-di-indonesia-spotify-telah-mainkan-lebih-dari-39-miliar-lagu
Hair. (2010). Multivariate Data Analysis Seventh Edition. Pearson Prentice Hall.
Hariyanto, A. M. (2016). Analisis Strategi Marketing Public Relations Spotify dalam Upaya Membangun Brand Image
Pongayouw, B. (2016). Analisis Ekspetasi dan Persepsi Pelanggan Terhadap Kualitas Layanan Kartu AS ( Studi pada Mahasiswa Institut Teknologi Harapan Bangsa).
Sedarmayanti. (2009). Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Bandung:
CV. Mandar Maju
Downloads
Published
Issue
Section
License
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format for any purpose, even commercially.
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
- The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
Notices:
You do not have to comply with the license for elements of the material in the public domain or where your use is permitted by an applicable exception or limitation.
No warranties are given. The license may not give you all of the permissions necessary for your intended use. For example, other rights such as publicity, privacy, or moral rights may limit how you use the material.